Kabar Lokal -Salah satu siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Yasnam Samustida, Kecamatan Teluk Keramat, Aisyah Al Munawarah berhasil menoreh prestasi dalam Kejuaran Pencak Silat Tingkat Nasional yang berlangsung dari bulan Juni hingga bulan Juli 2025.
Aisyah Al Munawarah sendiri merupakan utusan dari Pondok Pesantren At Tawassul yang mengikuti kejuaran Pencak Silat tingkat nasional untuk usia dini dengan katergori kelas A Laga Putri.
Dari empat kejuaran Pencak Silat tingkat nasional yang diikuti oleh Aisyah Al Munawarah, dirinya berhasil meraih tiga mendali yang diantaranya dua mendali emas dan satu mendali perunggu.
Sementara itu, empat kejuaraan Pencak Silat yang juga diikuti Aisyah Al Munawarah diantaranya adalah, kejuaraan Bhayu Manunggal Piala Kementerian Kebudayaan RI di GOR Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur.
Selanjutnya, Surabaya Championship 2025 dan Kejuaraan Pencak Silat DPRD Kendal Open. Dari kedua kejuaraan Pencak Silat tingkat nasional tersebut Aisyah Al Munawarah berhasil meraih juara pertama atau meraih mendali emas.
Terakhir, Aisyah Al Munawarah mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Bali Ariska Championship yang berlangsung dari tanggal 4 hingga 6 Juli 2025 lalu. Dalam kejuaraan kali ini, ia berhasil meraih mendali perunggu.
Pelatih Pencak Silat Aisyah Al Munawarah, Alfiah Rizqi Istiqomah, S.Sos mengatakan, keberhasilan Aisyah dalam meraih juara berkat hasil kerja kerasnya yang selalu rutin latihan terutama saat menghadapi kejuaraan.
“Persiapan murid dan pelatih sekitar sebulan dengan latihan continue setiap hari. Bahkan selama di Jawa setiap senggang tetap diberikan pembinaan latihan,” jelas Alfiah, Jumat (25/7/2025).

Sementara itu, Kepala Sekolah MI Yasnam Samustida, Novianti, S.Pd memberikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih oleh Aisyah Al Munawarah. Mengingat berkat prestasi tersebut, ia juga mengangkat nama sekolah.
Untuk itu, Novianti berharap agar Aisyah Al Munawarah senantiasa terus melakukan latihan Pencak Silat untuk mempertahankan prestasinya di tingkat nasional dan terus meningkatkan prestasi hingga ke tingkat internasional.
“Saya harap mereka terus mengukir prestasi Pencak Silat, hingga ke tingkat internasional. Selain itu menjadikan Pencak Silat sebagai ajang kompetisi dalam bidang olahraga dan meraih prestasi sebanyak-banyaknya,” ujar Novianti.
Terakhir, Novianti juga berpesan agar seluruh siswa yang ada di MI Yasnam Samustida untuk terus mengembangkan minat bakat di bidang olahraga. Hal itu dilakukan agar dapat meningkatkan kesehatan dan meraih prestasi di bidang olahraga.
“Saya harap siswa-siswa lain untuk terus mengolah diri dalam bidang olahraga sesuai bakat dan minat mereka. Tentunya juga berharap ingin membuat orang tua dan sekolah madrasah kami bangga terhadap prestasi yang diraih,” pungkas Novianti.***












