Jawai  

Pastikan Jembatan Pampang Segera Dibangun, Kades Sebut Isu Perbaikan dari Swadaya Warga Tidak Benar

Jembatan Pampang
Perbaikan Jembatan Dusun Pampang, Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai. Foto/Istimewa

Kabar Lokal -Kepala Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Junaidi Lase menegaskan bahwa perbaikan sementara jembatan di Dusun Pampang, Desa Sarang Burung Usrat merupakan kegiatan gotong-royong.

Hal itu bertolak belakang dengan informasi yang beredar di media sosial yang menyebut bahwa jembatan tersebut dibangun secara swadaya ataupun hasil patungan oleh masyarakat Desa setempat.

Junaidi mengungkapkan bahwa perbaikan tersebut merupakan kegiatan gotong-royong untuk membuka kembali akses lalu lintas yang sebelumnya terganggu akibat kondisi jembatan yang mengalami kerusakan dan terdapat lubang pada bagian jembatan.

Lebih jauh Junaidi memaparkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk sinergisitas antara masyarakat bersama sejumlah pekerja dari pihak kontraktor melakukan perbaikan sementara agar jembatan kembali dapat dilalui oleh warga.

“Jadi sebenarnya yang dilakukan masyarakat itu adalah gotong royong di jembatan Dusun Pampang Desa Sarang Burung Usrat. Sementara ini akses lalu lintas tidak dapat dilaksanakan karena ada lubang di jembatan,” ungkap Junaidi, Sabtu (12/9/2026).

Dalam kegiatan gotong royong tersebut, masyarakat dan pekerja kontraktor menggunakan sekitar delapan batang pohon kelapa serta sejumlah batu sebagai material untuk memperbaiki bagian jembatan yang rusak.

Tak hanya itu, dalam pengerjaannya material tersebut dibawa menggunakan kendaraan dan dikerjakan secara bersama-sama untuk membuat jalur sementara yang dapat dilalui masyarakat.

Oleh karena itu, Junaidi kembali menegaskan informasi yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa perbaikan jembatan tersebut dilakukan secara swadaya atau patungan masyarakat tidak benar.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut telah direncanakan untuk dibangun oleh pihak kontraktor. Karena kondisi jembatan saat ini menghambat mobilitas masyarakat.

Untuk itu, Junaidi menyampaikan bahwa perbaikan tersebut memang sengaja dilakukan untuk penanganan sementara. Sehingga melalui perbaikan tersebut membuka akses sementara bagi masyarakat.

“Untuk informasi yang saat ini beredar di dunia maya yang mengatakan itu merupakan swadaya dari masyarakat, itu tidak benar. Sebenarnya jembatan tersebut akan dibangun oleh kontraktor,” ujar Junaidi.

Ia juga memastikan tidak ada pungutan ataupun iuran dari masyarakat untuk pembangunan jembatan tersebut. Seluruh pembiayaan pembangunan jembatan permanen menjadi tanggung jawab pihak kontraktor.

“Tidak ada sepeser pun iuran dari masyarakat. Itu murni dari kontraktor yang akan segera membangun jembatan secara permanen,” kata Junaidi.

Junaidi mengimbau masyarakat dan pengguna media sosial agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama terkait kegiatan pembangunan infrastruktur di Desa.

Menurutnya, informasi yang tidak lengkap dapat menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat. Karena itu, ia meminta setiap informasi yang beredar dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak terkait sebelum disebarluaskan.

“Kita tadi hanya membuka akses lalu lintas. Kemudian ada beberapa pekerja yang memang dari kontraktor yang bersama-sama masyarakat untuk gotong royong karena untuk mempermudah jalur akses,” ujar Junaidi.

Terkait pembangunan jembatan, Junaidi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan secara permanen ditargetkan mulai dilaksanakan dalam waktu sekitar 10 hari ke depan, setelah jembatan alternatif sementara yang telah disiapkan oleh kontraktor dapat digunakan.

Ia juga berharap jembatan alternatif tersebut nantinya mampu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama proses pembangunan jembatan permanen berlangsung.

“Insyaallah jembatan tersebut akan dilaksanakan kemungkinan 10 hari ke depan. Jembatan alternatif sementara sudah disiapkan oleh kontraktor dan akan segera dibangun secara permanen untuk mempermudah akses lalu lintas masyarakat,” tutup Junaidi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *