Kabar Lokal -Bupati Sambas, Satono bersama Komandan Korem (Danrem) Alambhana Wanawwai, Brigjen TNI Purnomosidi mengikuti kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan, Rabu (7/1/2026).
Panen Raya serentak yang dilakukan secara virtual terpusat di Kota Karawang, Provinsi Jawa Barat. Sementara itu di Kabupaten Sambas terpusat di Gapoktan Cahaya Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga.
Bupati Sambas, Satono mengucapkan terima kasih kepada seluruh Petani yang ada di Kabupaten Sambas. Mengingat, Indeks Pertanian di Kabupaten Sambas mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
“Saya suka dan bahagia, karena IP kita pertama kali tahun 2024 itu 1,78. Terjadi kenaikan sekarang 1,95. Saya mewakili Pemerintah Pusat, Provinsi dan jajaran Pemekab Sambas mengucapkan ribuan terima kasih kepada Petani,” ungkap Bupati Satono.
Bupati Satono juga mengingatkan bahwa masyarakat Kabupaten Sambas harus memaksimalkan lahan pertanian. Hal itu dikarenakan, hingga kini harga gabah telah ditetapkan oleh Presiden RI dengan harga Rp. 6.500.
“Lahan yang ada ini betul-betul dimaksimalkan, ada Perda di Sambas. Perda LP2B supaya lahan pertanian di Kabupaten Sambas tetap terjaga. Sambas di Kalbar wilayah swasembada pangan,” ujar Bupati Satono.
“Saya berharap semangat untuk bertani, Bapak Ibu, tetap terjaga. Hari ini harga gabah 6.500. Kalau bisa jangan mau jika ada yang ingin beli gabah dengan harga murah. Presiden sudah mengumumkan harga padi itu 6.500,” pungkas Bupati Satono.***












