Kabar Lokal -Kepala Desa Seranggam, Rahmat menyebut jalan poros Kabupaten yang ada di Desa Seranggam, Kecamatan Selakau Timur sudah lama rusak parah hingga kini tak kunjung diperbaiki, Selasa (3/6/2025).
Menurutnya jalan Desa Seranggam sudah puluhan tahun rusak parah. Hal itu mengakibatkan sulitnya aktivitas warga, baik itu aktivitas perekonomian, pendidikan bahkan debu yang ditimbulkan berdampak pada kesehatan warga.
“Ruas jalan Desa Seranggam berstatus jalan Kabupaten dengan panjang kurang lebih 6km. Sedangkan jalan yang belum mendapat peningkatan dari tahun 90an hingga sekarang, kurang lebih sepanjang 5km,” ungkap Rahmat.

Rahmat menegaskan di era kepemimpinannya setiap tahun pihak Pemerintah Desa Seranggam mengusulkan untuk pembangunan jalan Desa Seranggam. Kendati demikian, hingga kini belum ada kepastian dari Pemerintah Daerah.
“Sebelum saya menjadi Kepala Desa sudah sering diusulkan untuk peningkatan poros jalan Kabupaten yang ada di Desa Seranggam ini. Sampai hari ini belum ada titik terang apakah jalan ini akan segera diperbaiki,” tegas Rahmat.
Dalam momen ini, Rahmat berharap agar jalan Desa Seranggam agar segera dibangun. Ia yakin jalan yang menjadi akses penghubung antar kecamatan tersebut akan berdampak positif bagi perekonomian jika segera dibangun.
“Kami berharap kepada pihak berwenang atau terkait, mohon kiranya jalan ini diberikan perhatian. Karena kita tahu desa ini strategis jalannya menghubungkan antar kecamatan seperti, Selakau, Salatiga dan Semparuk,” harap Rahmat.
Terakhir, Rahmat menegaskan dampak dari jalan rusak tersebut yakni aktivitas sehari-hari terganggung, aktivitas pendidikan terganggu terutama saat musim. Tak hanya itu, saat musim panas jalan tersebut akan berdebu dan dapat berdampak pada kesehatan warga.












